TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
Tentang
Belajar dan Mengajar
Oleh:
TUTI NURHAYATI
1620184
7.5 PGSD
Dosen Pembimbing:
Yessi Rifmasari, M.Pd
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIAPADANG
2019
A. BELAJAR DAN MENGAJAR
1. Konsep Belajar
Menurut Ernest R. Hilgard (1996) Menyatakan bahwa “Learning is the process by which an activity originates or is changed through training procedures ( whether in the laboratory or in the naturalenvironment) as distinguished from changes by factors not atrisutable to training” (belajar adalah proses yang mengorganisasi sebuah aktivitas atau perubahan yang melalui prosedur latihan (apakah dalam laboratorium atau di lingkungan alam)sebagaipembeda dari perubahan dengan faktor yang bukan dari latihan).
Menurut Ernest R. Hilgard (1996) Menyatakan bahwa “Learning is the process by which an activity originates or is changed through training procedures ( whether in the laboratory or in the naturalenvironment) as distinguished from changes by factors not atrisutable to training” (belajar adalah proses yang mengorganisasi sebuah aktivitas atau perubahan yang melalui prosedur latihan (apakah dalam laboratorium atau di lingkungan alam)sebagaipembeda dari perubahan dengan faktor yang bukan dari latihan).
Menurut Cronbach, Harold Spears, dan Geoch (2005) memberikan pengertian tentang belajar sebagai berikut
a. Cronbach memberikan definisi “Learning is shown by a
change in behavior as a result of experience”. Belajar adalah
memperlihatkan perubahan dalam perilaku sebagai hasil dari
pengalaman.
b. Harold Spears memberikan batasan”Learning is to observe,
to read, to i nitiate, to try something themselves, to listen,
to follow direction”. Belajar adalah mengamati, membaca,
berinisiasi, mencoba sesuatu sendiri, mendengarkan,
mengikuti petunjuk/arahan.
c. Geoch, mengatakan “Learning is a change in performance
as a result of practice”. Belajar adalah perubahan dalam
penampilan sebagai hasil praktek.
Dari beberapa definisi tentang belajar di atas dapat disimpulkan
bahwa belajar itu senantiasa merupakan perubahan tingkah laku
atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan
membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya.
2. Konsep Mengajar
Menurut Gagne (2007) yang menyatakan bahwa “instruction is a set of event that effect learners in such away that learning is facilitated”. Oleh karena itu menurut Gagne mengajar atau “teaching” merupakan bagian dari pembelajaran (instruction), dimana peran guru lebih ditekankan kepada bagaimana merancang atau mengaransemen berbagai sumber dan fasilitas yang tersedia untuk digunakan atau dimanfaatkan siswa dalam mempelajari suatu.
Mengajar adalah usaha untuk menciptakan kondisi yang
kondusif agar berlangsung kegiatan belajar yang bermakna dan optimal. Mengajar juga menyangkut transfer of knowledge dan mendidik menyangkut transfer of values, dengan demikian akan dapat mengoptimalkan kegiatan belajar dengan hasil yang bermakna.
B. PRINSIP BELAJAR DAN MENGAJAR
Menurut Edgar Dale (1969) prinsip-prinsip belajar itu adalah sebagai berikut:
Perhatian dan motivasi
Perhatian mempunyai peranan yang penting dalam kegiatan belajar. Tanpa adanya perhatian tidak mungkin akan terjadi sebuah proses belajar. Perhatian terhadap pelajaran akan timbul pada siswa apabila bahan pelajaran sesuai dengan kebutuhannya.
Keaktifan
Dalam setiap proses belajar, siswa selalu menampakkan keaktifan. Keaktifan itu beraneka ragam bentuknya. Mulai dari kegiatan fisik yang mudah kita amati sampai kegiatan psikis yang susah diamati. Kegiatan fisik bisa berupa membaca, mendengar, menulis, berlatih keterampilan-keterampilan, dan sebagainya.
Keterlibatan langsung/berpengalaman
Dalam belajar melalui pengalaman langsung siswa tidak sekedar mengamati secara langsung tetapi ia harus menghayati, terlibat langsung dalam perbuatan, dan bertanggung jawab terhadap hasilnya. Namun demikian, perilaku keterlibatan siswa secara langsung dalam kegiatan belajar pembelajaran dapat diharapkan mewujudkan keaktifan siswa.
Tantangan
Tantangan yang dihadapi alam bahan belajar membuat siswa bergairah untuk mengatasinya. Bahan belajar yang baru, yang banyak mengandung masalah yang perlu dipecahkan membuat siswa tertantang untuk mempelajarinya.
Balikan dan penguatan
Siswa selalu membutuhkan suatu kepastian dari kegiatan yang akan dilakukan, dengan demikian siswa akan selalu memiliki pengetahuan tentang hasil, yang sekaligus merupakan penguatan bagi dirinya sendiri.
C. KETERAMPILAN-KETERAMPILAN MENGAJAR
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keterampilan merupakan “kecakapan untuk menyelesaikan tugas”, sedangkan mengajar adalah “melatih”. DeQueliy dan Gazali (Slameto, 2010:30) mendefinisikan mengajar adalah menanamkan pengetahuan pada seseorang dengan cara paling singkat dan tepat. Definisi yang modern di Negara-negara yang sudah maju bahwa “teaching is the guidance of learning”. Mengajar adalah bimbingan kepada siswa dalam proses belajar. Alvin W.Howard (Slameto, 2010:32) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba menolong, membimbing seseorang untuk mendapatkan, mengubah atau mengembangkan skill, attitude, ideals (cita-cita), appreciations (penghargaan) dan knowledge.
Berdasarkan pengertian tersebut maka yang dimaksud dengan keterampilan mengajar guru adalah seperangkat kemampuan/kecakapan guru dalam melatih/membimbing aktivitas dan pengalaman seseorang serta membantunya berkembang dan menyesuaikan diri kepada lingkungan. Jadi, persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru adalah penilaian berupa tanggapan/pendapat siswa terhadap kemampuan/kecakapan guru dalam proses kegiatan belajar mengajar.
D. TUJUAN KETERAMPILAN MENGAJAR
Dalam pembelajaran disekolah dasar keterampilan mengajar sangat penting. Karena dengan adanya keterampilan mengajar seorang pendidik akan tahu apa yang akan dilakukan selama prosese belajar mengajar berlangsung.
Tujuan keterampilan mengajar sebagai berikut :
1. Untuk menjadi pengajar yang berpotensi dan profesional
2. Untuk menunjang keberhasilan peserta didik dalam proses belajar
3. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
E. MACAM-MACAM KETERAMPILAN MENGAJAR
1. Keterampilan bertanya
Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseorang yang dikenal. Respon yang di berikan dapat berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berpikir.
2. Keterampilan memberikan penguatan
Penguatan (reinforcement) adalah segala bentuk respons, apakah bersifat verbal ataupun non verbal, yang merupakan bagian dari modifikasi tingkah laku guru terhadap tingkah laku siswa, yang bertujuan memberikan informasi atau umpan balik (feed back) bagi si penerima atas perbuatannya sebagai suatu dorongan atau koreksi.
3. Keterampilan mengadakan variasi
Variasi stimulus adalah suatu kegiatan guru dalam konteks proses interaksi belajar mengajar yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan siswa sehingga, dalam situasi belajar mengajar, siswa senantiasa menunjukkan ketekunan, antusiasme, serta penuh partisipasi.
4. Keterampilan menjelaskan
Keterampilan menjelaskan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik untuk menunjukkan adanya hubungan yang satu dengan yang lainnya. Penyampaian informasi yang terencana dengan baik dan disajikan dengan urutan yang cocok merupakan ciri utama kegiatan menjelaskan.
5. Keterampilan membuka dan menutup pelajaran
Membuka pelajaran (set induction) ialah usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar untuk menciptakan prokondusi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan dipelajarinya sehingga usaha tersebut akan memberikan efek yang positif terhadap kegiatan belajar. Sedangkan menutup pelajaran (closure) ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran atau kegiatan belajar mengajar. Usaha menutup pelajaran itu dimaksudkan untuk memberi gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari oleh siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajar-mengajar.
6. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil
Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan, atau pemecahan masalah
7. Keterampilan mengelola kelas
Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar
8. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan
Secara fisik bentuk pengajaran ini ialah berjumlah terbatas, yaitu berkisar antara 3- 8 orang untuk kelompok kecil, dan seorang untuk perseorangan. Pengajaran kelompok kecil dan perseorangan memungkinkan guru memberikan perhatian terhadap setiap siswa serta terjadinya hubungan yang lebih akrab antara guru dan siswa maupun antara siswa dengan siswa.
Daftar Rujukan
Hilgard, Ernes R. Theories of Learning. New York : American Book
Company
Dale, Edgar. 1969. Audio Visual Methods in Teaching. New York : Holt,
Rinehart and Winston.
Cronbach. 1970. Essential of Pshyhological Testing. New York : Harper and
Raw
Coba jelaskan, mengapa dalam proses pembelajaran sangat di butuhkan suatu keterampilan mengajar?
BalasHapusKarena keterampilan mengajar yang dimiliki guru akan mempengaruhi proses belajar mengajar. Kalau guru memiliki keterampilan mengajar dengan baik tentu tujuan pembelajaran akan dapat dicapai sesuai dengan yg di tetapkan...
HapusJelaskab fungsi dari masing masing keterampilan guru...?
BalasHapusSilahkan baca lagi dengan teliti antum akan menemukan fungsinya...
HapusMakasih buat tulisan nya ,tulisan ini sangat membantu saya
BalasHapusSama-sama...
HapusTerimakasih sudah mampir di blog saya 😊
Bagus👍👍👍
BalasHapus😊🙏
HapusCoba kamu jelaskan peran guru dalam proses pembelajaran?
BalasHapusYaitu untuk membantu Dan membimbing siswa apabila ada siswa yg kesulitan dalam proses pembelajaran berlangsung...
HapusCoba kamu sebutkan apa apa saja peran guru ??
BalasHapusSudah saya jelaskan di atas ya..
HapusTerimakasih
Tulisan nya sangat membantu
BalasHapus🙂🙏
HapusArtikel nya cukup baik untuk meningkatkan keterampilan mengajar
BalasHapusTerimakasih
HapusPenjelasan dalam artikel ini sangat bagus,sangat membantu saya untuk mengerjakan tugas
BalasHapusMaterinya bagus,sangat bemanfaat🤩
BalasHapusTerimakasih ☺️
HapusTulisannya sangat bermanfaat.. Terimakasih😍
BalasHapusSama2..
HapusTerimakasih kembali 🤗
Apa manfaat bgi guru jika terampil dalam mengajar?
BalasHapusGuru akan mudah menyampaikan materi dan siswa dengan mudah menerima dan akan lebih cepat paham maksud guru...
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTulisan ini sangat membantu. Terimakasih
BalasHapusTerimakasih kembali
HapusMaterinya sangat bermanfaat sekali 👍
BalasHapusMengapa sebagai guru perlu memahami perinsip2 dalam pembelajaran?
BalasHapusAgar guru lebih mudah dalam memberi materi pada siswanya
HapusBagus sekali materinya kakak
BalasHapusTerimakasih 🙂
HapusArtikelnya sangat bagus dan bermanfaat sekali👍
BalasHapus🙏🙂
HapusArtikel ini sudah bagus karna bisa membantu saya dalam menyelesaikan tgas.
BalasHapusAlhamdulillah
HapusTerimaksih 🙂
Sangat membantu untuk proses pembelajaran 👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih...
HapusAssalamu'alaikum wrwb.. Disini ana mau bertanya, bagaimana cara meningkatkan keteranpilan dalam mengajar? Khususnya bagi calon seorang pendidik
BalasHapusTrims
Apakah cara mengajar guru memiliki dampak terhadap semangat belajar peserta didik?
BalasHapusIya, karena cara guru menyampaikan materi sangat berpengaruh pada hasil belajar peserta didik...
HapusBagus👍
BalasHapusTerimakasih...
HapusApa kendala guru dalam proses belajar dan mengajar?
BalasHapusKendala guru dalam proses belajar mengajar adalah tidak semua guru bisa mengelola kelas dengan baik
Hapusartikelnya sangat bermanfaaat.,terimakasih
BalasHapusTerimakasih kembali...
HapusArtikelnya membantu sekali,trimakasihh
BalasHapusTidak hanya akademik se orng guru yg menjadi komoditi utama bagi guru bisa menjadi pengajar yang bagus dri artikel ini diketahui guru harus juga memiliki keterampilan dalam menyampaikan ilmu yg di tuturkan.
BalasHapus