TUGAS 11
TUTI NURHAYATI (1620184)
PRINSIP-PRINSIP
DISIPLIN KELAS
A. Sumber Pelanggaran Disiplin Kelas
Terdapat beberapa faktor atau sumber yang dapat
menyebabkan timbulnya masalah-masalah yang dapat mengganggu
terpeliharanya disiplin. Menurut Ekosiswoyo dan
Rahman (2000:100-105), contoh-contoh sumber pelangaran disiplin
antara lain:
Keadaan sekolahan, contohnya pertama Tipe kepemimpinan guru
atau sekolah yang otoriter yang senantiasa mendiktekan
kehendaknya tanpa memperhatikan kedaulatan siswa. Perbuatan seperti
itu mengakibatkan siswa menjadi berpura-pura patuh,apatis
atau sebaliknya. Hal ini akan menjadikan siswa agresif yaitu ingin
berontak terhadap kekangan dan perlakuan yang tidak manusiawi yang
mereka terima. Kedua Guru yang membiarkan siswa berbuat salah ,lebih mementingkan
mata pelajaran daripada siswanya. Dan ketiga Lingkungan sekolah
seperti : hari-hari pertama dan hari-hari
akhir sekolah (akan libur atau sesudah libur), pergantianpelajaran,pergantian
guru,jadwal yang kaku atau jadwal aktivitas sekolah yang kurang cermat ,suasana
yang gaduh ,dll.
Dari keluarga contohnya pertama Lingkungan rumah atau
keluarga, seperti kurang perhatian, ketidak teraturan, pertengkaran, masa
bodoh, tekanan dan sibuk urusan masing-masing. Dan kedua Lingkungan
atau situasi
tempat tinggal,seperti lingkungan kriminal,lingkungan bising dan
lingkungan minuman keras.
1. Masalah
dari guru atau pendidik
a.
Guru mempunyai masalah pribadi yang dapat
mengganggu dirinya sehingga terbawa kedalam kelas.
b.
Pendidik tidak menguasai materi sehingga peserta didik kurang
paham.
c.
Pendidik tidak memiliki
berwibawa..
d.
Guru tidak mempunyai hubungan baik dengan siswa.
e.
Guru tidak membawa keteladanan.
2. Masalah
yang ditimbulkan oleh peserta didik
Sejumlah hal yang disebabkan oleh peserta didik berikut ini cenderung
memberikan kontribusi atau membuat disiplin kelas terganggu seperti:
a.
Anak yang suka berbuat aneh untuk menarik perhatian di kelas
b.
Anak yang berasal dari keluarga yang kurang harmonis atau kurang
perhatian dari orang tuanya
c.
Anak yang sakit
d.
Anak yang tidak punya tempat untuk mengerjakan pekerjaan sekolah
di rumah
e.
Anak yang kurang tidur
Sementara itu, gangguan disiplin yang datang dari kelompok
peserta didik dapat berupa :
1)
Ketidakpuasan atas pekerjaan kelas
Disebabkan oleh tugas
yang terlalu mudah atau terlalu sulit, beban terlalu ringan atau terlalu berat,
penugasan cenderung kurang terbuka karena mereka tidak siap.
2)
Hubungan interpersonal lemah
Dapat
terjadi karena pengelompokkan pertemanan atau klik dan peran kelompok sangat
lemah.
3)
Gangguan suasana kelompok
Disebabkan
oleh suasana tercekam kompetisi yang berlebihan dan sangat eksklusif ( kelompok
menolak individu yang tidak siap)
4)
Pengorganisasian kelompok lemah
Ditandai oleh tekanan otokrasi yang berlebihan
atau lemahnya supervisi dan pengawasan, standar perilaku yang terlalu tinggi
atau rendah, dan sebagainya
5)
Emosi kelompok dan perubahan mendadak
Dapat
diakibatkan oleh kelompok memiliki watak atau tempramen kekhawatiran tinggi,
kejadian depresi yang mendadak, ketakutan atau kegemparan, serta kelompok
dihinggapi rasa bosan dan kurang berminat atau emosionalnya lemah.
3. Masalah
yang ditimbulkan lingkungan
a. Lingkungan
rumah atau keluarga, seperti kurang perhatian, ketidakteraturan, pertengkaran,
ketidakharmonisan, dan lain- lain.
b. Lingkungan
atau situasi tempat tinggal, seperti lingkungan kriminal, lingkungan bising dan
lingkungan minuman keras.
c. Lingkungan
sekolah, seperti kelemahan guru, kelemahan kurikulum, kelemahan manajemen
kelas, ketidaktertiban, dan kekurangan fasilitas.
d. Situasi
sekolah seperti: hari- hari pertama dan hari- hari akhir sekolah ( akan libur
atau sesudah libur), pergantian pelajaran, pergantian guru, dan lain- lain.
B. Peraturan dan Tatartib Kelas
1. Datang
ke Sekolah
a.
Semua siswa wajib berada di dalam kelas paling lambat 10 menit sebelum
pelajaran dimulai
b.
Menaruh tas dan alat lainnya di kursi atau meja masing-masing
kemudian keluar kelas
c.
Siswa tidak diizinkan berada di dalam kelas sampai petugas piket
selesai membersihkan kelas
d.
Siswa yang datang terlambat, harus membawa surat izin masuk dari
guru piket.
e.
Siswa yang tidak masuk harus memberikan surat permohonan izin
atau memberitahu secara lisan melalui orang tua atau wali.
2. Masuk
Kelas
a.
Ketika bel masuk berbunyi, semua siswa masuk ke dalam kelas
dengan tertib
b.
Berdoa sebelum pelajaran dimulai dipimpin oleh ketua kelas.
c.
Jika 15 menit setelah bel masuk berbunyi guru tidak datang, maka
ketua kelas harus menjemput guru tersebut.
d.
Memberi salam kepada guru.
e.
Tertib.
f.
Tidak membuat gaduh kelas, kecuali ada hubungannya dengan
pelajaran.
g.
Berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diberikan guru.
h.
Sopan santun terhadap guru dan teman sekelas.
i.
Patuh dan bersungguh-sungguh ketika mengerjakan tugas dari guru.
j.
Siswa tidak boleh meninggalkan kelas tanpa izin dari guru.
k.
Siswa tidak boleh memainkan ponsel atau perangkat lainnya,
kecuali ada hubungannya dengan pelajaran.
l.
Siswa tidak boleh makan ketika pelajaran berlangsung.
3. Istirahat
a.
Ketika bel istirahat berbunyi, siswa diperbolehkan keluar kelas
dengan tertib.
b.
Siswa boleh berada di dalam kelas ketika istirahat, tetapi harus
tetap tertib.
c.
Diperbolehkan membawa dan mengonsumsi makanan dan minuman di
dalam kelas, tetapi tidak boleh mengotori dan sampahnya dibuang ke tempat
sampah.
d.
Selama istirahat siswa tidak boleh meninggalkan sekolah tanpa
izin dari guru piket.
e.
Ketika bel masuk berbunyi, maka siswa harus masuk ke dalam kelas
dengan tertib.
f.
Jika terlambat masuk, maka harus meminta izin kepada guru untuk
dapat mengikuti pelajaran disertai alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.
4. Pulang
a.
Ketika bel pulang berbunyi, pelajaran berakhir, ditutup dengan
doa dan salam kepada guru.
b.
Siswa keluar kelas dengan tertib, setelah guru meninggalkan
kelas terlebih dahulu.
5. Piket
a.
Petugas piket harus sudah tiba di sekolah paling lambat 30 menit
sebelum pelajaran dimulai.
b.
Petugas piket harus membersihkan kelas.
c.
Petugas piket harus membuang sampah.
d.
Petugas piket harus mempersiapkan papan tulis dan perlengkapan
lainnya.
e.
Petugas piket berhak untuk menyuruh siswa lain untuk keluar
kelas selama kelas dibersihkan.
f.
Petugas piket yang tidak melaksanakan tugasnya, harus
melaksanakan tugasnya esok hari (akumulasi berlaku).
g.
Ketua kelas bertanggung jawab terhadap kinerja petugas piket.
6. Peraturan lainnya
a.
Pada hari Senin, semua siswa harus mengikuti upacara bendara,
kecuali ada alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.
b.
Pada hari Rabu, semua siswa wajib memakai pakaian daerah.
c.
Pada hari Sabtu, semua siswa wajib berkomunikasi dengan
menggunakan bahasa daerah.
Daftar
Rujukan
Ekosiswoyo, R dan
Rachman, M. 2000. Manajemen Kelas: Sesuai dengan Kurikulum D-II PGSD.
Semarang: CV IKIP Semarang Press.
Terima kasih sangat mudah di pahami
BalasHapusTerimakasih
HapusDri artikel yg di publikasikan sodari Tuti N dapat di ambil salah satu kesimpulan bahwasanya sumber permasalahan di lingkungan pendidikan bersumber dari berbagai aspek...yg mna artikel ini membantu bagi kami para enggener untuk sekedar mengetahui dunia keguruan yg mena profesi yg menciptakan para enggener
BalasHapus